Senin, 07 Mei 2012

Hang Song Dong, Gua Terbesar di Dunia

Bagian gua terbesar di dunia ditemukan jauh di dalam sebuah hutan terpencil di Vietnam. Gua The Son Doong berukuran 262 kaki dengan 262 kaki (80 meter dengan 80 meter) dan sedikitnya 2,8 mil (4,5 kilometer) dalam, sehingga bagian gua terbesar yang pernah ditemukan, menurut National Geographic News, dimana penemuan tersebut diumumkan. Pemegang rekor sebelumnya, Gua Rusa di Malaysia, adalah 300 kaki dengan 300 kaki (91 m 91 m) di bagian, tetapi hanya sekitar (km 1,6) mil panjang.

[Image: worlds_biggest_cave_01.jpg]

[Image: worlds_biggest_cave_02.jpg]

Quote:Sebaliknya, penjelajah berjalan 2,8 mil (4,5 kilometer) ke Gua Son doong, di Phong Nha-Ke Bang National Park, sebelum diblokir oleh banjir musiman-dan mereka berpikir bahwa bagian itu akan lebih lama lagi.
Selain itu, untuk beberapa mil Gua Son doong mencapai lebih dari 460-by-460 kaki (140-by-140 meter), kata Adam Spillane, anggota ekspedisi Gua Asosiasi Riset Inggris yang menjelajahi gua besar. Spillane berada di pertama dari dua kelompok untuk memasuki gua. Timnya mengikuti bagian sejauh dinding 46 kaki-tinggi (14-meter-tinggi).


Sebuah gua di dalam Taman Nasional Phong Nha-Ke Bang, Vietnam digadang-gadang sebagai gua terbesar di dunia. Betapa tidak, lebar rongganya mencapai 150 meter dan tingginya 200 meter.

"Gua tersebut panjangnya 6,5 kilometer saat ini namun ujung rongganya masih berlanjut dengan dinding kalsit setinggi 45 meter yang menghentikan langkah kami," ujar Adam Spillane, salah satu anggota tim ekspedisi dari Inggris yang menelusuri gua tersebut.

Gua yang diberi nama Hang Son Doong atau berarti gua sungai pegunungan itu ditemukan pertama kali oleh penjaga hutan bernama Ho Khanh tahun 1991. Namun tak seorang pun yang pernah menelusurinya karena besarnya serta tekanan angin yang tinggi karena adanya sungai bawah tanah yang sangat besar.


Sebanyak 13 orang gabungan penjelajah dari Universitas Sains Vietnam dengan penjelajah Inggris akhirnya menggelar Caving Expedition 2009 masuk ke dalam gua. Mereka menghabiskan waktu lima hari pada pertengahan April lalu untuk menyurvei jalur gua.

Dengan membawa alat ukur berbasis laser LaserAce 300, tim dapat mengukur tinggi langit-langit dan lebar rongga di sepanjang perjalanan dengan harapan dapat membuat petanya. Saat ini datanya masih dianalisis.

Namun, hasil laporan awal menunjukkan besar rongga utamanya mencapai dua kali lipat rekor gua terbesar saat ini.

Jadi, Hang Son Doong mungkin gua terbesar yang ada di dunia saat ini.


[Image: worlds_biggest_cave_03.jpg]

[Image: worlds_biggest_cave_04.jpg]

"Tim kedua yang masuk mendapati banjir keluar, "katanya. "Kami akan kembali tahun depan untuk memanjat dinding gua itu dan mengeksplorasi lebih lanjut."

[Image: worlds_biggest_cave_05.jpg]

[Image: worlds_biggest_cave_06.jpg]

[Image: worlds_biggest_cave_07.jpg]

[Image: worlds_biggest_cave_08.jpg]

[Image: worlds_biggest_cave_09.jpg]

[Image: worlds_biggest_cave_10.jpg]

[Image: worlds_biggest_cave_11.jpg]

[Image: worlds_biggest_cave_12.jpg]

[Image: worlds_biggest_cave_13.jpg]

[Image: worlds_biggest_cave_14.jpg]

[Image: worlds_biggest_cave_15.jpg]

[Image: worlds_biggest_cave_16.jpg]

[Image: worlds_biggest_cave_17.jpg]

[Image: worlds_biggest_cave_18.jpg]

[Image: worlds_biggest_cave_19.jpg]

Gua Kristal - Mexico

Headline
Terdapat sebuah gua kristal raksasa yang menyerupai tempat asal Superman dalam film. Gua ini terletak di Naica Mine di Chihuahua, Meksiko. Seperti apa?
Ahli geologi menjelajah gua menakjubkan di Meksiko ini. Gua ini pertama kali ditemukan dua penampang yang mencari jalan keluar pada 2001. Gua ini memiliki barisan kristal yang sangat menakjubkan serupa ‘rumah’ Arktik Superman.
‘Cahaya’ putih gypsum menakjubkan ini telah tumbuh selama ratus ribuan tahun di gua di bawah Naica, Meksiko. Pada sepuluh tahun setelah ditemukan, ilmuwan membuat petisi pada pemerintah Meksiko untuk mengklaim gua ini sebagai Warisan Dunia Unesco.
Hal tersebut dilakukan guna melindungi formasi unik gua ini agar bisa disaksikan generasi masa depan seperti dilaporkan.

Gua Kristal Raksasa atau Gua Kristal  adalah sebuah gua terhubung ke TambangNaica 300 meter (980 kaki) di bawah permukaan di Naica, Chihuahua, Meksiko. 
Ruang utama berisi kristal Seleniteraksasa (gipsum, CaSO4 · 2 H2O),beberapa kristal alam terbesar yang pernah ditemukan. Kristal gua terbesar yang ditemukansampai saat ini adalah 11 m (36 kaki)panjangnya, 4 m (13 ft ) dengan diameter dan 55ton berat.  
Gua sangat panas dengan suhu udara yang mencapai hingga 58 ° C (136 ° F) dengan 90-99% kelembaban. Gua relatif belum diselidikikarena beberapa faktor; Tanpa perlindungan yang tepat orang hanya bisa bertahan  sekitar sepuluh menit setelah paparan pada suatu waktu.
Sekelompok ilmuwan yang dikenal sebagai Proyek Naica telah sangat terlibat dalam penelitian gua-gua tersebut.
Pembentukan kristal
Gua Pedang  di Tambang Naica, juga mengandung kristal gipsum tetapi masing-masing hanya sekitar satu meter panjang.   
Ruang hampa dari gua dipenuhi dengan air mineral yang kaya panas dan tetap diisi untuk sekitar 500.000 tahun. Selama waktu ini, suhu air tetap sangat stabil di lebih dari 50 ° C. Hal ini memungkinkan untuk membentuk kristal dan tumbuh dengan ukuran besar.
Penemuan

Gua Kristal Raksasa ditemukan pada tahun 2000 oleh penambang yang menggali sebuah terowongan baru untuk PeƱoles Industrias perusahaan pertambangan berlokasi di Naica, Meksiko.

Gua Kristal adalah sebuah rongga berbentuk tapal kuda di kapur batu. Lantainya ditutupi dengan blok kristal sempurna. Balok kristal besar dan tonjolannya keluar dari kedua blok dan lantai. 
Crystal (Istana Es)

Sebuah ruang selanjutnya ditemukan dalam sebuah proyek pengeboran di 2009. Gua baru, bernama Istana Es, dengan kedalaman 150 m  dan tidak banjir, namun formasi kristal yang jauh lebih kecil, dengan formasi kecil seperti 'kembang kol' dan halus, kristal benang.
Beberapa Poto lainnya


Danau Dalam Goa Lechuguilla


goaGua Lechuguilla berada di Taman Nasional Carlsbad Caverns, New Meksiko, Amerika. Gua ini adalah gua terpanjang kelima di dunia, dengan panjang 193 km (122 mil) dan terdalam di Amerika Serikat dengan kedalaman 1.604 kaki (489 m). Akses ke gua batu kapur ini, terbatas untuk penelitian ilmiah, tim survey dan eksplorasi.

Sejumlah kecil kelelawar guano yang ditambang dari bagian pintu masuk selama satu tahun di bawah  pertambangan diklaim diajukan pada tahun 1914.
Gua mengandung lelehan batu kapur setipis air dan sejumlah besar gipsum dan deposit belerang lemon-kuning. Bentuk-bentuk Speleothems langka dapat ditemukan di sana juga seperti gipsum chandelier setinggi 20 kaki (6 meter), gipsum rambut dan jenggot setinggi 20-kaki (6 meter), sedotan soda setinggi 15-kaki (4,6 meter).
goa1goa2goa3Speleothems berbentuk seperti tabung mineral hampa, yang tumbuh di tempat-tempat air, yang larut perlahan-lahan melalui retakan pada bebatuan. Hydromagnesite balon, kantong kecil berisi gas, biasanya terbuat dari hydromagnesite, mutiara gua, helictites yang berhubung dengan dasar laut.
goa4goa5Speleothem akan mengalami perubahan pada porosnya dari vertikal ke horizontal pada satu atau lebih tahap selama pertumbuhannya, sedangkan rusticles adalah pembentukan karat mirip dengan Icicle atau stalaktit.

Lubang-lubang Antartika dan Misterinya

Ketika saya sedang menjelajah bumi dengan menggunakan Google Earth, secara tidak sengaja saya menemukan sesuatu yang menarik ketika sampai di Antartika. Secara tidak sengaja saya menemukan sebuah obyek yang tampak seperti sebuah lubang yang besar. Setelah saya mencari tahu lebih lanjut, ternyata obyek yang saya peroleh sudah beredar di dunia maya sejak dulu.
Setelah saya mencari informasi lewat Google, ternyata gambar yang saya peroleh ini sudah menyebar cukup lama di dunia maya. Berikut gambar yang saya peroleh, dengan koordinat 66°33’11.90″S 99°50’19.05″E.
Dan inilah foto yang sudah beredar di dunia maya, koordinat 66 33′ 11.58″S 99 50′ 17.86″E.
Tampak mirip bukan, dan pastinya pembaca pasti sudah pernah melihat lubang tersebut karena sudah banyak web yang membahas lubang itu, hanya arahnya saja yang berbeda dengan gambar yang saya ambil. Jika anda melihat gambar yang saya ambil, tampak lubang tersebut menganga ke bawah, seolah lubang itu seperti sebuah sumur tanpa dasar. Namun, jika anda melihat gambar yang kedua, lubang itu tampak seperti sebuah gua dengan ukuran yang besar. Dua gambar tersebut kemungkinan berasal dari database yang sama, yaitu data pencitraan tahun 2006, saya penasaran, bagaimana jika dilihat dengan menggunakan database yang baru, apakah lubang tersebut masih sama bentuknya atau sudah berubah. Salah satu member forum ATS bahkan menyertakan analisanya dalam foto tersebut, berikut adalah fotonya.
Ia menduga bahwa lubang atau gua misterius tersebut merupakan pangkalan rahasia karena ia menemukan semacam jejak atau bekas sesuatu yang keluar dari lubang tersebut, berikut adalah analisanya.
Sekarang, kita amati lagi posisi sebenarnya dari lubang tersebut.Berikut adalah gambar posisi lubang itu sebenarnya.
Jika dilihat dari gambar diatas, tampak jika lubang tersebu terletak di bagian pegunungan, walaupun tidak terlalu terjal, jadi menurut saya, jejak yang keluar dari lubang tersebut mungkin berasal dari luncuran salju yang tertimbun di mulut lubang tersebut, namun ini hanya pendapat sekilas saya, memang harus dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai lubang ini.
Lubang misterius yang lain juga ditemukan di bagian Antartika yang lain. Pada koordinat 66 36′ 12.58″S 99 43′ 12.72″E, Sebuah lubang yang juga muncul dari daerah pegunungan Antartika. Meskipun tidak sebesar lubang yang pertama, namun keberadaan lubang ini juga mengundang banyak tanya.
Lalu, lubang apakah itu sebenarnya? beberapa member dalam ATS mengatakan jika lubang tersebut mungkin disebabkan oleh fenomena Crevasse. Crevasse merupakan fenomena alam yang terjadi di Antartika. Crevasse merupakan sebuah retakan yang terjadi pada permukaan es atau glasier, namun pendapat ini mendapat sanggahan karena crevasse tidak pernah terjadi di daerah bebatuan atau pegunungan, jadi asal usul mengenai lubang tersebut masih menjadi tanda tanya.
Selain itu, berbagai keanehan lain ditemukan di Antartika, salah satunya adalah gambar ini.
PAda gambar tersebut, obyek yang dilingkari merah diduga merupakan sebuah bangkai kapal atau kapal selam. Walaupun sepertinya hanya kebetulan semata, namun bentuknya yang tampak tidak natural menjadi pertanyaan banyak kalangan, tetapi mayoritas mengatakan jika bentuk tersebut hanya kebetulan terbentuk oleh alam.
Obyek yang dilingkari merah tersebut juga diduga merupakan bangkai pesawat yang terkubur dalam es, walau saya pribadi tidak melihat adanya keanehan pada gambar tersebut.
Last, member ATS tersebut kemudian mencoba menarik garis antara keempat obyek misterius yang ditemukan itu, dan ia mendapatkan sebuah garis lurus. Apakah keempat obyek tersebut saling berkaitan satu sama lain?

Misteri Sungai Bawah Laut Di Goa Angelita

Keberadaan sungai di dalam laut, jika di lihat daris segi ilmu pengetahuan dan logika, tentunya mustahil terjadi, namun apa mau di kata hal itu benar terjadi dan di buktikan oleh seorang penyelam bernama Anatoly Beloshchin, seorang fotografer dalam air, yang berhasil mengambil gambar ‘sungai dalam laut‘ pada kedalaman air 60 meter di daerah Cenote Angelita (goa Angelita) di Meksiko (Mexico)

Seperti yang di beritakan Crystalkiss.com, saat Anatoly berada pada kedalaman di bawah dari 30 meter ia dan timnya menemukan air tawar, namun setelah mereka menyelam lebih dalam lagi, yakni melewati kedalaman 60 meter kondisi berubah dan mereka menemukan air asin
Kira-kira beberapa meter dari lokasi air asin itu, tepat di bawah gua para penyelam menjumpai sungai berserta dedaunan mengapung di kolam air berserta pohonnya
Namun begitu, sungai itu bukanlah seperti yang biasa kita lihat di daratan, namun hanya mirip seperti sungai berserta lapisan air yang warnanya agak kecoklatan
Tapi air yang mempunyai warna agak kecoklatan sebenarnya bukan berasal dari air tawar. Tapi warna kecoklatan tersebut adalah lapisan bagian bawah gas hidrogen sulfida. Gas hidrogen sulfida adalah gas yang biasa di temui dari saluran pembuangan kotoran
Secara keseluruhan, tim penyelam menemukan itu adalah kondisi yang sangat mengejutkan dan menakjubkan untuk dipandang.
“Di kedalaman 60 meter saya menemukan kembali air laut. Saya melihat sebuah sungai, pulau, lengkap dengan daun yang berguguran. Tapi sungai yang kami lihat adalah lapisan dari gas hidrogen sulfida,” kata Anatoly.

berikut ini adalah foto-foto Sungai Dalam Laut yang di temukan oleh Anatoly Beloshchin bersama tim penyelamnya, yang di temukan di perairan Cenote Angelita Meksiko, walaupun yang ditemukan di kedalaman 30 meter itu bukan sungai sebenarnya seperti yang jamak kita temui di daratan dan warna kecoklatan dari air di “sungai” bukanlah air tawar namun lapisan bagian bawah gas hidrogen sulfida, Dan berikut ini adalah foto-foto Sungai dalam laut yang di abadikan oleh Anatoly dan timnya:
Foto Sungai Dalam Laut 1
Foto Sungai Dalam Laut 2
Foto Sungai Dalam Laut 3
Foto Sungai Dalam Laut 4
Foto Sungai Dalam Laut 5
Foto Sungai Dalam Laut 6
Foto Sungai Dalam Laut 7